Update Corona 15 Mei: 16.492 Positif, 3.803 Pasien Sembuh, 1.076 Pasien Meninggal



JAKARTA, KOMPASTV – Hari ini, Jumat (15/05/2020), Juru Bicara Pemerintah Untuk Penganganan Covid-19, Achmad Yurianto sampaikan data terbaru corona di Indonesia di Gedung BNPB, DKI Jakarta

“Dari TCM mendapatkan hasil 490 orang, sehingga total hasil positif didapatkan adalah 16.492,” ujar Achmad Yurianto saat memberikan konferensi pers, Jumat (15/05/2020).

Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pun juga bertambah sebanyak 285 orang.

konfirmasi positif yang sudah sembuh bertambah 285 orang, sehingga menjadi 3.803 orang tambahnya.

Meski demikian, kasus corona di Indonesia masih mencatatkan angka kematian.

Hari ini, sebanyak 33 orang meninggal dunia akibat virus ini.

kasus konfirmasi covid-19 yang meninggal bertambah 33 orang, sehingga menjadi 1.076 orang, imbuhnya.

Hingga saat ini, virus corona sudah menyerang sebanyak 370 kota dan kabupaten di seluruh indonesia, yang tersebar di 34 provinsi.

Yurianto ingatkan untuk selalu patuhi anjuran pemerintah seperti jaga jarak, memakai masker saat keluar rumah, sering cuci tangan serta jangan mudik untuk memutus penyebaran covid-19 di Indonesia.

Nguồn: https://educationlibya.org

Xem thêm bài viết khác: https://educationlibya.org/tin-hot/

31 thoughts on “Update Corona 15 Mei: 16.492 Positif, 3.803 Pasien Sembuh, 1.076 Pasien Meninggal

  1. Untuk melawan corona… Pemerintah dan rakyat Indonesia harus saling kerjasama walaupun sukar. Kami di Malaysia tetap mendokong usaha pemerintah tapi ada juga yg keras kepala. Seharusnya Indonesia bisa lockdown zon merah agar tidak merebak ke zon hijau. Insyallah Indonesia juga bisa sembuh. Salam dari Malaysia. Jawa Malaysia

  2. Semoga cepat berakhir pendemi ini sungguh bosan sekali saya ada apa sih dengan bumi ini?? Dunia ini?? Dan negara kita ini ada apa ada apa😡

  3. Kalo lihat updetan berita tiap hr spt ini bikin jantung deg2 ser… Krn makin k sini makin nambah yg positip… Mending baca komen2 kalian yg tiap hr ada aja bikin ketawa… Stidaknya ngurangi kesepanengan…. 😖🤔

  4. Gemesss berita covid naik Mulu mbok ya klo mm nawaitu kita suruh stay dirumah g boleh beraktifitas diluar bantuan ke daerah mana g a ada zonk secara stay dirumah aja dah mau dua bulan, laper dirasa sendiri susah dirasa sendiri secara kebutuhann harus dipenuhi mbok Yo rada ada perhatian sedikit ya kekalahan bawa kita tuh susah Yo pak buuuu😭😭😭 plin-plan g boleh pulang ko tau tau ada keputusan boleh pulang " mudik", evek covid tuh bukan ke yg sakit saja ke yg sehat juga kena dampaknya

  5. Psbb adalah 1;pembatasan sosial ber iman ber akhlak,2: pembatasan pembatasan sosial bersaodara bersaodari,3:pembatasan sosial berteman bertamu,4::pembatasan begini begitu,5:pembatasan ber agama ber berbudaya dll sbgnx

  6. Siapa yang bingung, pengen tau, dimana kapan dan siapa yang memeriksa spesimen? Gw juga kaga tau

  7. Maskere di loundry biar nggk kena colornya.mau pulang kmpung aja harus maling2an.hadeuhhh aneh2. Ingat hidup mati seseorang Uda tercatat bos.malaikat nggk mungkin tertukar nyambut nyawa seseorang

  8. Lebih takut sama virus dari pada sama Allah sang pencipta , shalatt taraweh ber jama'ah tidak di anjurkan untuk menghindari penyebaran covid19 , tapi tetep aja tingkat positif meningkat , jangan egois lahhhh , gausah melebih lebihkan supaya rakyat takut , jangan egois demi kepentingan sendiri .

  9. Dri sini kita bisa belajar, agar kita lebih mengutamakan kesehatan dengan mengikuti himbauan pemerintah agar tidak mengalami hal spt ini. Semoga mereka yang sedang mengalaminya segera diangkat virus nya. dan sembuh, Amin.

  10. Virus dtng utk mmbabat/mmbunuh manusia dgn masal…..yg tdk mau bersujud beribadah sholat dgn bnr…..klw gk prcy kita lihat virus akan bermutasi lebih brbahaya mmbabat nyawa manusia yg tdk brguna

  11. pak saya dengar berita bapak rasa mau muntah…. sumpah… la orang ko di suruh di rumah aja…. udah 2 bulan pak… ga bisa bayar kredittan… karena ga kerja

  12. Yang dari luar negeri di tutup kalo masih di buka gimana mau selesai ini virus lockdown yang mau masuk dari luar negeri bukanya yang di dalam negeri yang di tutup mau ke sini ke sana memang keluarga gak butuh makan apa

  13. percepatan penanganan Covid-19 tolong fokus di RS karena , tingkat kematian sangat tinggi dan anehnya garda terdepan tenaga medis banyak yang menjadi korban, semoga jadi Fokus perhatian ,Karena Covid-19 virus LEMAH sampai yang positif pun ada yang tanpa gejala, Dan saya tinggal di Jakarta pusat Wabah Covid-19, realitas sangat berbanding terbalik dengan Narasi di media ,salam sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *